Cara Memilih dan Menilai Kondisi Laptop Bekas


cek kondisi laptop

Kondisi Laptop Bekas


Seringkali kita mendengar pendapat orang untuk tidak membeli laptop bekas karena ada kemungkinan bermasalah. Hal ini bisa dimengerti karena kebanyakan orang tidak begitu mengerti bagaimana cara menilai kondisi sebuah laptop. Tetapi bila kita bisa menilai kondisi sebuah laptop, membeli laptop bekas dapat memberikan keuntungan karena harganya yang relatif murah dibanding dengan yang baru apalagi bagi sebagian orang dengan dana yang terbatas, juga bagi mereka yang mau berhemat dalam membeli laptop contohnya untuk dipakai pelajar sd / smp, atau untuk kerja administrasi di kantor, toko atau rumah karena untuk tujuan ini tidak memerlukan fitur laptop yang canggih sehingga cukup menggunakan laptop bekas.

Pada umumnya orang membeli laptop bekas dari teman atau orang yang sudah dikenal sehingga merasa lebih yakin dan aman bahwa laptop yang dibelinya itu bukan barang yang bermasalah atau rusak. Atau ada yang membeli di toko atau pihak ketiga dengan meminta bantuan teman untuk cek kondisinya terlebih dahulu. Hal ini dapat memperkecil kemungkinan bahwa laptop yang kita beli itu bermasalah.

Tetapi cara membeli laptop bekas di atas tidak menutup kemungkinan kita tetap mendapatkan laptop bekas yang bermasalah diantaranya bila pihak penjual baik itu orang yang kita kenal atau bukan tidak mengetahui bahwa laptop nya rusak, atau  teman yang kepadanya kita minta rekomendasi tidak mengerti betul cara menilai laptop bekas. Karena itu alangkah baiknya bila kita mengetahui sendiri cara menilai sebuah laptop apakah layak dibeli atau tidak.

Di bawah ini kami berusaha untuk memberikan panduan dalam menilai kondisi sebuah laptop bekas sehingga bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi kita sebelum membeli. Dengan panduan ini diharapkan bahwa peluang kita memperoleh laptop bekas yang bagus kondisinya bisa lebih besar.

Berikut adalah panduan cara memilih dan menilai / cek kondisi laptop bekas yang bagus.

1. Sebisa mungkin dibatasi dengan merk branded seperti Toshiba, IBM / Lenovo, Acer, HP Compaq, Asus, Fujitsu, NEC, Sony, dan sebagainya. Perusahaan pembuat merk branded biasanya sudah mempunyai pengalaman yang memadai sehingga laptop hasil produksinya sudah melewat berbagai test yang dapat menjamin kualitasnya. Makin lama pengalamannya biasanya laptop hasil produksinya makin berkualitas.

2. Jangan membeli laptop yang pernah diservice motherboardnya. Laptop merk apapun tidak luput dari kemungkinan rusak yang disebabkan oleh karena pemakaian yang salah, faktor listrik di negara kita yang tidak stabil, faktor panas dll. Cara yang mudah untuk memastikannya adalah dengan melihat segel dan bentuk sekrup di bagian bawah laptop. Bila segel banyak yang robek atau berlubang di bagian sekrup, atau bentuk sekrup yang rusak / aus karena gesekan kemungkinan besar laptop itu pernah dibongkar/ diservice karena rusak atau penggantian bagian yang rusak.

3. Pastikan layar tidak ada garis atau cacat. Layar LCD / LED adalah salah satu element yang terpenting dari sebuah laptop dan harganya pun cukup mahal.

4. Coba hidupkan dengan dan tanpa battery lalu cek semua hardwarenya apakah berfungsi secara normal. Cek yang lebih mendetail bila menemui error sekecil apapun.

5.  Selain Layar LCD dan battery, yang perlu dicek adalah keyboard, cdrom (bila ada), speaker, usb dan sebagainya.

6. Pastikan apakah penjual memberikan garansi service dan sparepart. Bila ada garansi, pastikan penjual mempunyai tempat dan identitas yang jelas sehingga dapat dimintai pertanggungjawaban bila terjadi kerusakan selama masa garansi.

Semoga tulisan ini membantu Anda dalam membeli laptop bekas.

Bila Anda masih belum menemukan laptop bekas yang berkualitas silakan kunjungi toko onlne kami: http://juallaptopbekas.com

(by JLB C)

Leave a Reply